TRENDING NOW


Kota Bima - DinamikaMbojo, BPJS Ketenagakerjaan Rabu (04/08/2021) menggelar kegiatan sosialisasi tentang Perlindungan Jaminan Sosial Bagi Seluruh Pekerja dengan media online Bima. Kegiatan sosialisasi di caffe Ilo Cake Kelurahan Pane Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Rachman W. Hidayat menyampaikan, bahwa jangkauan wilayah kerjanya untuk BPJS Ketenagakerjaan mulai dari Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. "Jadi tiga daerah inilah yang merupakan wilayah kerja kami," ujarnya.

Dikatakannya, bahwa kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan ada di wilayah Kota Bima sementara Dompu dan Kabupaten Bima itu masing-masing punya unit layanan untuk daerah yang sulit dijangkau.

"Jadi untuk Kabupaten Bima dan Dompu kita sudah siapkan unit layanan. Jadi mereka yang dari jauh tidak perlu lagi datang ke Kota Bima karena sudah kita siapkan unit," ujarnya.

Perlu diketahui kata dia, bahwa Badan Usaha yang aktif jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1.385. Sedangkan untuk tenaga kerja Aktif Penerima Upah (PU) sebanyak 14.519, BUP 2.769, Jakonis 3.362 jadi totalnya sebanyak 20.642 orang. "Total keselurahannya peserta secara global 2021 sebanyak 20.642 orang," terangnya.

Lanjut dikatakannya, perlu diketahui bersama, bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program unggulan pertama, Jaminan KeMatian (JK), Kedua, jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Ketiga, Jamianan Hari Tua (JHT), keempat, Jaminan Pensiun (JP).

"Ini merupakan empat program unggulan kita dan siapapun yang jadi peserta klaimnya tetap kita bayarkan," jelasnya.

Diakhir acara Rahman berharap, agar masyarakat mau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, karena semua klaimnya dijamin dan syarat menjadi Perseta pun sangat mudah tinggal membawa KTP. (DM.001)

Kota Bima - DinamikaMbojo, Usai Melaksanakan Reses di Kelurahan Na,e, Anggota Dewan Dapil II Rasanae Barat dan Mpunda, Amiruddin mengakhiri Reses pada masa sidang III tahun 2021 di Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat, Selasa (03/08/21).

Pantauan media ini, Kegiatan Reses yang sangat sederhana tersebut, disambut dengan penuh antusias oleh warga Kelurahan Dara.

Amiruddin selaku Duta Hanura dan juga Sekertaris Partai Hanura menyampaikan bahwa, kegiatan reses pada masa sidang III ini dalam rangka menyerap aspirasi, saran, dan masukan dari masyarakat, baik di bidang infrastruktur, keagamaan maupun di bidang sosial kemasyarakatan.

Amir atau yang disapa Efen Combat ini menjelaskan, reses yang dilaksanakan merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala yang merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya.

Sementara, adapun berbagai aspirasi dan usulan masyarakat yang disampaikan Ketua RT Amir dan Miskal meminta rabat gang yang ada diwilayah RT 04 dan lampu penerangan lampu jalan lingkungan

Usulan Nurdin ketua RT 03, menginginkan pembuatan pagar kuburan, Hotmix gang, Bak sampah dan bantuan sound sistim untuk kegiatan kemasyarakatan.

Menjawab Aspirasi masyarakat tersebut, Amiruddin menyampaikan bahwa untuk perkuburan dara sudah di masukan dan dipagar. Kemudian untuk kelanjutannya InsyaAllah akan tetap diperjuagkan.

Pada kesempatan tersebut, secara pribadi Amiruddin memberikan langsung bantuan dua Buah Sound sistim pada 2 RT untuk kegiatan kemasyarakatan. Amir juga berharap semoga bantuan sound sistim ini dapat bermanfaat dan bisa di jaga dan di rawat dengan baik.

Setelah menerima bantuan Sound Sistim dari Duta Hanura, Ketua RT 03 dan RT 04, mengucapkan banyak terimakasih pada Amiruddin yang telah membantu berupa alat sound sistim, Karena selama ini kami tidak pernah di sambangi begini oleh anggota dewan, ini merupakan silaturahmi pertama anggota dewan Amiruddin dan langsung Memberikan kami bantuan untuk aset kegiatan kemasyarakatan. Pungkasnya

Seperti biasa di akhir kegiatan reses, Amirudin menyambangi warga dari kerumah sekaligus meninjau lokasi gang yang mau di rabat dan di Hotmix.

Selain itu, Amir juga menyampaikan pada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mentaati Protokol Covid -19, dengan selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. "Mari Kita sama-sama Perangi Penyebaran wabah Covid 19". ajaknya (DM.002).


Kota Bima - DinamikaMbojo, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm mengakhiri kegiatan reses masa sidang III di lingkungan Rabantala Kelurahan Matakando, Selasa (03/08/21). Hadir pula pada kegiatan reses tersebut, Sekwan, Lurah Matakando, tokoh masyarakat, karang taruna dan para Pemuda.

Alfian Indrawirawan, Sapaan Dae Pawan menyampaikan bahwa kegiatan reses pada masa sidang III ini, dalam rangka menyerap aspirasi, saran, dan masukan dari masyarakat, baik di bidang infrastruktur, keagamaan maupun di bidang sosial kemasyarakatan.

Dijelaskannya, reses ini juga merupakan komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala yang merupakan kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya.

“Kegiatan Reses merupakan kewajiban dan keharusan kami untuk turun ke Dapil, karena kami dipilih oleh masyarakat. Ini merupakan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di Dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan,” ujarnya.

Sementara Lurah Matakando, menyampaikan ucapan terimakasih yang sangat luar biasa atas kehadiran ketua DPRD Kota Bima untuk yang kesekian kalinya hadir di Kelurahan Matakando, semoga hadirnya Dae Pawan hari ini dapat membawa angin segar dan nuansa baru bagi masyarakat Rabantala dan Masyarakat Matakando pada umumnya.

Lurah juga menyampaikan bahwa, sebagaimana yang menjadi keinginan masyarakat Rabantala, sangat mengharapkan adanya pembebasan lahan untuk lapangan olahraga dan kegiatan kemasyarakatan lain. Mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan masyarakat yang sangat Urgen ini akan ada solusi terbaik dari ketua DPRD Kota Bima. Harapnya.

Kemudian usulan lain dari masyarakat, yaitu menginginkan perlebaran parit, penerangan lampu jalan dan bantuan sound Sistim.

Menanggapi Aspirasi masyarakat, Dae Pawan menyampaikan, bahwa keinginan pembebasan lahan untuk kegiatan olahraga dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,"Insya Allah Dae Pawan akan melakukan komunikasi dari hati kehati dengan Walikota HML, semoga HML dapat terketuk hatinya untuk segera merealisasinya demi kepentingan masyarakat.

Untuk parit dan penerangan lampu jalan, Ini akan menjadi atensi Dae Pawan untuk diperjuangkan dan wajib diprioritaskan. Sementara untuk sound Sistim dan Bantuan peralatan olahraga berupa Bola Volly beserta Netnya, diserahkan langsung oleh Dae Pawan.

Di penghujung kegiatan reses, seperti biasa Dae Pawan menyampaikan pada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, pakai masker, Cuci tangan dan jaga jarak. Semoga Wabah Covid 19 ini secepatnya hilang dari kehidupan kita. "Mari Kita Sama-sama perangi penyebaran Virus Corona ini". Ajaknya. (DM.002).


Bima - DinamikaMbojo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima melalui program Locally Led Disaster Preparedness and Protection Project/ Kepemimpinan Lokal Dalam Kesiapsiagaan dan Perlindungan Bencana (LLDPP), bekerjasama dengan Yayasan Adventist Development and Relief Agency (ADRA) Indonesia, kembali menghelat Workshop Contigency Plan For Drafting Team And Key Stakeholder at Bima Regency  (lokakarya penyusunan rencana kontigensi bagi Tim dan para pemangku kepentingan). 

Lokakarya terlaksana secara konsorsium dengan  Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), Redr Indonesia, Pujiono Centre, Plan International Indonesia yang didukung penuh oleh European Commission  Humanitarian AId (ECHO) Selasa (03/08/2021) di Aula Kantor Bupati Bima.

Workshop dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima  BPBD Aries Munandar ST, MT didampingi  Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap, Kasdim 1608/Bima dan Regency Cooordinator ADRA Boycke Andreas Ginting  Suka. 

Sebanyak 25 peserta tatap maya (virtual) yang terdiri dari para camat dan OPD terkait 20 peserta tatap muka, menggunakan link zoom meeting Dinas Kominfostik kabupaten Bima.
               
Bupati Bima yang diwakili Kalak BPBD Aries Munandar ST, MT didampingi  Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap, Kasdim 1608/Bima dan Regency Cooordinator ADRA Boycke Andreas Ginting Suka dalam sambutannya mengatakan pentingnya kesiap-siagaan menghadapi bencana.

“Kejadian bencana banjir tahun 2016 dan tahun 2021 yang melanda sebagian wilayah kabupaten Bima, membuktikan bahwa kajian dan data kebencanaan yang ada benar-benar diperlukan”. Ungkapnya. 

Mengacu pada data yang ada, pada jenis-jenis dan intensitas bencana alam yang  sering terjadi di Kabupaten Bima yaitu Bencana Banjir, Cuaca Ekstrim, Gelombang Ekstrim dan Abrasi, Kebakaran hutan dan lahan serta Tanah longsor. 

Prioritas penanganan penanggulangan bencana kabupaten Bima yaitu penanganan banjir yang  harus ditindaklanjuti dengan kesiapsiagaan yang terencana dengan baik dan sistematis. “Karena itu, penyelenggaraan penanggulangan bencana harus dilakukan secara terencana dan terpadu dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman,  risiko dan dampak bencana”. Kata Aries. 
             
Pada lokakarya yang dipandu Kabid Penanganan Bencana dan Kebakaran BPBD Kabupaten Bima Gunawan tersebut, Project Manager LLDPP Aminuddin Magatani menguraikan, Program LLDP ini sudah berjalan kurang lebih satu tahun di Kabupaten Bima dan ada serangkaian kegiatan yang sudah dilakukan, termasuk penyusunan rencana kontijensi.
              
Ancaman kebencanaan dari tahun ke tahun cenderung mengalami peningkatan, dan ini menjadi peringatan bagi kita semua. Bencana banjir beberapa waktu lalu diharapkan memberikan penyadaran dan semangat akan perlunya upaya yang lebih banyak terkait penyiapan sumber daya manusia dan kebijakan termasuk penyusunan rencana kontijensi (Renkon). 

“Penyusunan rencana kontijensi di Kabupaten Bima  tidak sulit, tetapi yang sulit adalah bagaimana Renkon ini bisa diaplikasikan. Ini  menjadi tantangan besar yang membutuhkan komitmen semua pihak sehingga jika ke depan terjadi peristiwa bencana termasuk banjir maka semua stakeholder yang ada di Bima sudah siap menghadapinya”. Terang Aminuddin.
              
Sementara itu, Regency Coordinator ADRA, Boycke Andreas disela kegiatan menjelaskan, workshop ditujukan agar peserta mengerti dan memahami konsep dasar rencana kontinjensi dan kedudukannya sebagai panduan penyelenggaraan respon darurat bencana, memahami kondisi kebencanaan dan peserta mampu menyusun dokumen rencana kontinjensi di Kabupaten Bima  berdasarkan kebutuhan dan prioritas jenis ancaman yang sudah disepakati para pemangku kepentingan.  
           
Terkait workshop, beberapa pakar dan narasumber yang mempresentasikan secara daring yaitu Dyah Rusniasih (Direktorat Kesiapsiagaan BNPB) memaparkan konsep dan teori Rencana Kontijensi, Sumino (Pujiono Center) memaparkan Pembelajaran Renkon di Indonesia, Ringkasan hasil Desk Review termasuk Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan materi Koordinasi Klaster Pengungsian dan perlindungan, Analisa kesenjangan dan kebutuhan oleh Kasubdit PSKBA Kemensos RI dana Kabag Operasi Polres Bima AKP Herman terkait Koordinasi dan Komando Penanganan Darurat Bencana Banjir.
            
Paparan tatapmuka disampaikan oleh Plt Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Kasdim 1608/Bima tentang Koordinasi dan Komando Penanganan Darurat Bencana Banjir, Laksita Widomurti (BMKG/Stasiun Meteorologi Kelas III Sultan Muhammad Salahuddin – Bima) terkait analisis kecenderungan curah hujan dan faktor pemicu banjir. (DM.001).

Kota Bima - DinamikaMbojo, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE sungguh mulai kepribadiannya ikut prihatin atas korban kebakaran Watasan SambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima. Bencana kebakaran yang terjadi Selasa dini hari (03/08/21).

Dihadapan Ibu Damrah Jufrin (janda 67 tahun) korban kebakaran, Walikota yang di dampingi Sekretaris Dinas Perkim Kota Bima, A. Faruk, S. Par, MM Sekretaris Camat Mpunda Syahrial Nuryadin, S. Ip, MM dan Lurah SambinaE Drs. Amiruddin menjelaskan bahwa pemerintah kota Bima akan memberikan bantuan berupa bangun kembali rumah permanen dengan ukuran 4 x 6 meter yang layak Huni.

“Kita akan bantu dengan membangun kembali rumah permanen yang layak huni dengan pola swadaya dengan anggaran 37 juta” ungkap Walikota.

Sekretaris Dinas Perkim, A. Faruk, S. Par, MM menjelaskan secara rinci bahwa bantuan itu totalnya Rp. 37 juta dan Dinas Perkim siapkan seluruh bahannya. “Hanya lima juta saja untuk bentuk uangnya untuk menggaji tukang” ujar Faruk.

Sementara itu Korban Kebakaran, Damrah Jufrin merasa sangat terimakasih yang amat sangat dalam pada Walikota Bima HML.

“Terimakasih pak Wali sudah datangi kami korban kebakaran dan sudah langsung melihat kondisi kami orang tidak mampu dan terimakasih pada bantuannya” Ibu Damrah Jufrin. (DM.004)

Kota Bima - DinamikaMbojo, Ketua DPRD Kota Bima yang juga selaku Ketua DPC Partai Golkar, Alfian Indrawirawan, S.Adm mengajak masyarakat untuk sama – sama perangi penyebaran wabah COVID-19. Demikian disampaikan Dae Pawan saat melaksanakan reses di lingkungan Sarae, Senin (02/08/21).

Dalam kegiatan Reses warga sangat antusias menghadiri undangan reses, dan tetap mentaati protokol kesehatan, guna pencegahan penyebaran wabah covid-19.

Selain memberikan himbauan atau arahan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran wabah covid-19, ketua DPRD Kota Bima, juga menyerap aspirasi warga. 

Ada beberapa aspirasi dari masyarakat yang bakal diperjuangkannya, yaitu Perbaiki parit, pagar kuburan, penerangan lampu kuburan, perbaikan jalan setapak sepanjang 60 meter, bantuan masjid, normalisasi kali Romo di wilayah bagian barat, bantuan bakulan, BPJS gratis dan minta hadirkan mobil pengangkut sampah.

Bahkan aspirasi masyarakat ada yang langsung disampaikan dengan bantuan secara pribadi, yakni Pengeboran Air dilahan kuburan. Pemasangan 6 titik lampu penerangan kuburan. Bantuan semen 50 Sak sementara untuk Masjid Al Falah,  bantuan Bola Volly dan Net yang diterima langsung oleh perwakilan Ibu-ibu.

"InsyaAllah apa yang menjadi aspirasi dan keinginan masyarakat melalui resesnya tetap di prioritas".(DM.002).


Kota Bima - DinamikaMbojo, Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Wali Kota, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menyampaikan bahwa setiap OPD nantinya akan bekerja secara maksimal untuk memberikan informasi yang dipantau langsung oleh pimpinan daerah serta masyarakat.

"Jadi yang menilai pertama adalah masyarakat sendiri. Dalam hal ini operator harus cakap dan mampu berkoordinasi dengan pihak terkait atau kepala dinas," jelas H. Lutfi, Senin, 2 Agustus 2021.

H. Lutfi menegaskan harapan dan aspirasi masyarakat harus dipenuhi oleh pemerintah. Oleh sebab itu, laporan yang diberikan masyarakat harus segera ditanggapi oleh operator dan jika tidak bisa diatasi jelaskan faktor apa saja yang menghambat. 

"Kuncinya di operator, jangan membiarkan laporan tersebut. Konsep kita ini dua arah, tidak sekedar melaporkan tetapi ada feedback yang akan kita berikan," tuturnya. 

Untuk itu, H. Lutfi berharap, RT sebagai lingkup terkecil dapat memberikan laporan terkait masalah yang terjadi langsung pada dinas terkait.

"Semua ini bisa jalan kalau operator Kominfotik tetap stand by. Saya yakin hal ini sudah dipersiapkan dan ada pengalaman kita yang lalu di call center 112," jelasnya.

Bersamaan dengan itu, Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima H. Sukri, M.Si menyampaikan bagaimana penggunaan aplikasi E-Lapor yang akan kita gunakan sebagai alat pengaduan masyarakat dan RT untuk ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas terkait.

"Laporan itu menjadi dasar kita, apa laporannya, bagaimana mekanismenya dan bagaimana menindaklanjutinya," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga melaporkan pekan kemarin Dinas Kominfotik Kota Bima telah membimbing dan mengarahkan ketua RT disetiap kecamatan bagaiamana cara penggunaan aplikasi E-Lapor menggunakan aplikasi android.

"Untuk saat ini, lurah dan ketua RT sedang menunggu kapan proses launching Command Center agar segera mendapat laporan dari masyarakat," ungkapnya. (DM.Red).