TRENDING NOW


Bima - DinamikaMbojo, Bupati Bima Hj. Indah Dhamanyanti Putri SE menghadiri Road Show dan Kunjungan Kerja (Kunker) TP PKK Provinsi NTB, di SKB Bolo, Kamis 24 Juni 2021.

Kunker TP PKK Provinsi NTB tersebut hanya sehari, dirangkaikan dengan pembinaan dan Sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional IX PKK. 

Pada momen tersebut diserahkan 2500 bibit cabe, tomat dan terong dari Dinas Ketahan Pangan (DLH) Kabupaten Bima, pada TP PKK Kabupaten Bima. Selain Bibit, juga diserahkan buku panduan Kader Posyandu Dasa Wisma

Bupati mengatakan terdapat 10 Program Pokok PKK yang ada di tingkat Kabupaten Bima, Kecamatan dan Desa. Sepuluh program pokok itu, kata Bupati, menjadi bahan  evaluasi oleh segenap pengurus. Kemudian dapat diimplementasikan dalam Visi dan Misi Kabupaten Bima.

Sebagai Pembina PKK di masing-masing Kecamatan, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada para Camat Telah ikut mendukung terlaksananya kegiatan di masing-masing Kecamatan. Terutama ikut menyukseskan Keluarga Berencana. "Masalah perkembangan penduduk, adalah tanggung jawab bersama,"ujar Bupati.

Bupati berharap, agar organisasi PKK dapat dijadikan sebagai ajang untuk belajar. Terutama bagaimana etika berorganisasi. Bahkan tidak hanya dari sisi regulasi dan aturan, tetapi bagaimana kita menjalin hubungan baik dengan para anggota dan Pemerintah. ‘’Dari PKK lah kita banyak mengenal, dikenal dan memahami berbagai situasi sosial yang kita hadapi,’’lanjut Bupati.

Bupati Bima dua periode ini berharap, kegiatan tersebut dapat terus terlaksana. Dan berjenjang menyapa pengurus yang ada di Kecamatan.

Sementara itu, Ketua I, Ir. Hj Lale Prayatni Gita Aryadi, mewakili Ketua TP PKK Provinsi  NTB, mengatakan tujuan Road Show dan Kunker untuk bersilaturahim. Dan menyampaikan pokok-pokok hasil Rakernas yang dilaksanakan tahun 2021.

Dijelaskan Hj Lale Prayatni, sejumlah program unggulan yang telah dilakukan TP PKK Provinsi, diantaranya pola asuh anak, gelar pelangi dan penguatan keluarga.

Program tersebut kata Ketua I, sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Dan dengan demikian keberadaan PKK secara organisasi harus didukung.

Hj Lale Prayatni berharap, dalam melaksanakan 10 program PKK, harus saling bersinergi demi mensejahterakan masyarakat. TP PKK Provinsi tetap konsisten melaksanakan Program PKK di seluruh  NTB.

‘’Kami akan langsung turun memberikan pembinaan di Kecamatan dan Desa. Mudah-mudahan hasil Rakerda yang disampaikan maupun Program bisa saling  bersinergi,’’tambah.

Ketua Lale Prayatni, menyampaikan terima kasih atas pembinaan yang dilaksanakan. Semoga saling bersinergi dan koordinasi antara PKK Provinsi dan Kabupaten sejalan untuk pemberdayaan masyarakat.

Kata Lale Prayatni, masa Pandemi kita tidak bisa berbuat banyak. Dan mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan Covid. Semua, tentu berharap dapat bertahan dan bersabar melaksanakan 3 (tiga) M. (DM.ProKom)


Bima - DinamikaMbojo, Kita harus terus menciptakan ruang kebahagiaan bagi anak, karena di tangan merekalah masa depan bangsa ini berada. Kita menyadari ada banyak fakta dimana kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sering terjadi dan kita masih berhadapan dengan kekerasan yang menjadi keprihatinan  serta harus dilawan bersama. 

Namun di sisi lain kita juga harus mempertahankan prestasi dimana pada tahun 2019 lalu dimana Kabupaten Bima berhasil meraih prestasi Kabupaten Layak Anak Tingkat Nasional”.

Demikian pernyataan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE saat melakukan Launching Sekolah Ramah Anak dan Serah Terima rehab Ruang Kelas Bantuan Program Promosi Prakarsa Masyarakat Sipil untuk Pendidikan Inklusif dan Berkualitas di Indonesia (Pro-InQluEd) Kerjasama Pemerintah Kabupaten Bima dengan Perkumpulan Solidaritas Untuk Demokrasi (SOLUD), YAPPIKA – ActionAid (YAA) dan PENNYAPPEAL yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama  Sekolah Ramah Anak Kamis (24/6) di SDN Sanolo Kecamatan Bolo.
         
Bupati yang hadir bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima Ilham Yusuf  SH, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda H. Fahrudin S.Sos, M.Ap, Kadis Dikbudpora Zainudin S.Sos, MM, Kepala DP3AP2KB Drs. Syahrul, Camat Bolo Mardianah SH, Camat Woha Irfan DJ SH,  Koordinator Nasional YAPPIKA – ActionAid Rahmat Munawir dan Direktur SOLUD Dedy Mawardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah terkait antara lain Bappeda dan DP3AP2KB yang ikut membantu dan DPRD atas kebijakan penganggaran pada OPD untuk mendukung kesiapan Kabupaten Bima menuju Kabupaten Layak Anak (KLA).
      
Dihadapan Para Kepala Desa dan Kepala Sekolah Se-Kecamatan Bolo, Bupati menyampaikan terima kasih kepasa SOLUD dan YAPPIKA  yang telah  mendukung rehab SDN Sanolo. 

“Ini adalah rahmat bagi masyarakat desa Sanolo yang harus dijaga  sehingga akan tumbuh sumber daya manusia yang bisa diandalkan untuk membangun daerah. Dukungan dan pendampingan di kabupaten Bima diharapkan terus berlanjut dimana sekolah lain yang membutuhkan juga diharapkan bisa merasakan manfaatnya”. Harap Bupati.  
       
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap dalam laporannya mengungkapkan, pada tahun 2019, Kabupaten Bima  mendapatkan penghargaan Madya Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat nasional.  
             
“Di tingkat daerah, sejumlah pembenahan pun telah dilakukan antara lain dengan menetapkan 48 sekolah ramah anak pada 25 SD, 15 SMP dan 8 SMA Se-kabupaten Bima. Disamping itu dengan terbitnya Peraturan Bupati Nomor 11 tahun 2019 tentang Gerakan Literasi Kabupaten Bima telah mendorong berbagai pihak dalam pembudayaan dan pengembangan literasi masyarakat, keluarga. 

Demikian halnya dalam upaya mewujudkan pendidikan inklusif di Kabupaten Bima, sejak tahun 2018 hingga 2021 telah bermitra dengan Perkumpulan SOLUD melalui pada 10 SD Negeri di kabupaten Bima antara lain di kecamatan bolo woha  Ambalawi”. Terang H. Fahrudin.
         
Koordinator Nasional YAPPIKA – ActionAid Rahmat Munawir dalam pengantarnya memaparkan, hingga tahun 2028, YAPPIKA mendorong inisiatif lokal, baik di tingkat daerah maupun komunitas  bagi pelayanan publik yang inklusif dan responsif gender.
     
Terkait dengan dukungan YAPPIKA di Kabupaten Bima, hal ini didasari data bahwa di seluruh Indonesia terdapat 240 ribu ruang kelas yang berada dalam kondisi rusak dan ini berarti bahwa 6 dari 10 siswa berada dalam bahaya. Demikian halnya di kabupaten terdapat 30 persen infrastruktur sekolah yang perlu dibenahi”.  

Dengan Demikian, upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bima diharapkan bagaimana mengatasi persoalan infrastruktur yang tidak aman dan tidak menimbulkan bahaya”. 
         
Fokus dukungan berikutnya dari YAPPIKA adalah membantu organisasi masyarakat sipil di Indonesia untuk meningkatkan kapasitas organisasi dan keuangan serta mendorong kebebasan berserikat, toleransi, aksi kemanusiaan dan ketangguhan menghadapi bencana. Jelasnya. (DM.001).


Kota Bima - DinamikaMbojo, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 29 Tanjung Kota Bima mewakili Kecamatan Rasanae Barat mampu meraih juara 1 dalam Lomba Sekolah Sehat tingkat Kota Bima tahun 2021. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah SDN 29 di kantor Dikbud Kota Bima, Kamis (24/06/21).

Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima, Rustam, S.Pd mengucapkan Alhamdullilah atas penghargaan telah meraih juara I lomba sekolah sehat tingkat Kota Bima. Penghargaan yang diraih ini berkat kerja keras kami selama 3 Minggu menata sekolah ini dengan 18 Item penilaian.

Dimana 18 Item penilaian tersebut kita benahi dan lengkapi yang kurang, sehingga penilaian dari tim penilai dari Dikbud, Kesehatan, DLH dan bagian Kesra sekolah SDN 29 Tanjung Kota Bima bisa maksimal dan berhak meraih juara I lomba LSS. Katanya.

Penghargaan yang telah diraih ini menurut Kepsek, berkat adanya kerjasama dan kekompakan dari Keluarga besar SDN 29 Tanjung Kota Bima. Ujarnya

"Dengan prestasi ini, maka SDN 29 Tanjung Kota Bima berhak mewakili Kota Bima dalam lomba sekolah sehat tingkat Propinsi NTB". Dengan harapan kedepan kita melakukan pembenahan beberapa catatan yang diberikan Tim Penilai.

InsyaAllah dalam menghadapi lomba sekolah tingkat Propinsi nantinya,  pihak sekolah akan meminta pendampingan dengan dari Dinas Kesehatan, Dikes, DLH dan Dikbud serta puskesmas terdekat untuk lebih intens menata dan membenahi yang kurang agar SDN 29 Kota Bima mampu meraih yang terbaik pada lomba LSS tingkat Propinsi NTB. pungkasnya. (DM.002).



Kota Bima - DinamikaMbojo, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Bima menerima penghargaan Juara I Lomba sekolah sehat tingkat Kota Bima, Kamis (24/06/21). Penghargaan diserahkan langsung oleh Sekertaris Dikbud Kota Bima di kantor setempat pagi Tadi.

Kepsek SMPN 4 Kota Bima, Ida Asriaty Nur, S.Pd merasa bersyukur dan bangga sekolah kami meraih juara lomba sekolah sehat tingkat Kota Bima. SMPN 4 Kota Bima menjadi salah satu SMPN mewakili Kecamatan Raba untuk mengikuti LSS. Ujarnya.

Kepsek mengaku bersyukur diraihnya penghargaan ini. Sebab menjadi kebanggaan pihak sekolah dan warga lingkungan sekolah. 

“Atas nama pihak sekolah, jajaran guru dan Komite, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak
yang telah memberikan dukungan pada sekolah SMPN 4. Tanpa adanya suport dari berbagai pihak, serta upaya seluruh guru dan siswa, tak mungkin prestasi ini bisa diraih,” tandasnya. (DM.002).

Kota Bima - DinamikaMbojo, Dinas Pariwisata Bidang Pemuda dan Olahraga Kota Bima bersama Lurah Mande melakukan peninjauan lahan yang sudah dibebaskan oleh pemerintah Kota Bima untuk kegiatan kemasyarakatan dilingkungan RW 03 Kelurahan Mande, Kamis (24/06/21).


Kepala Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda, Zainuddin, S.Pd pada media ini menuturkan, setelah melaporkan dan menyelesaikan surat-suratnya, akhirnya pihak Dinas Pariwisata bidang Pemuda dan Olahraga didampingi Lurah Mande meninjau lokasi lahan yang dibebaskan oleh pemerintah Kota Bima untuk kegiatan kemasyarakatan.

Dari hasil peninjauan tersebut kata Lurah, Dinas Pariwisata bidan Pemuda dan olahraga setuju dan segera menyelesaikan administrasinya agar lahan tersebut segera di bebaskan oleh pemkot. 

"Alhamdullilah kami sampaikan terima kasih pada pemerintah Kota Bima yang merespon cepat terhadap pembebasan lahan tersebut". Terangnya. (DM.002).

Bima - DinamikaMbojo, Upaya percepatan pengembangan dan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di 11 kawasan koordinatif terus dilaksanakan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) dengan kembali menggelar rapat koordinasi bersama unsur pentahelix melalui Kelompok Kerja lingkup Pemerintah kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Rapat Koordinasi Kelompok Kerja tersebut mengusung tema “Komunikasi, Koordinasi, Kolaborasi pariwisata Kreatif Berkelanjutan dan Berdaya Saing"_ dan berlangsung selama 2 hari, 21–22 Juni  2021 di Hotel Marina Inn Kota Bima, NTB. 

Direktur Utama (BPOLBF) Shana Fatina dalam sambutannya melalui Direktur Industri dan Kelembagaan Pariwisata BOPLBF Neysa Amelia menjelaskan, peran utama BPOLBF sebagai akselerator pembangunan pariwisata melalui fungsi otoritatif dan koordinatif di kawasan Labuan Bajo dan 11 Kabupaten lainnya di Bima, Flores, Lembata, dan Alor bisa terlaksana jika sinergitas lintas instansi dan lembaga berjalan dengan baik. 

"Koordinasi lintas kementerian, lintas kabupaten dan lintas kelembagaan menjadi komitmen BPOLBF, sehingga sinergitas dalam pembangunan pariwisata di Labuan Bajo, Flores dan Bima terlaksana seiring dengan ditetapkannya Labuan Bajo Flores sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas," terang Neysa. 

Neysa menegaskan, sebagai akselerator pembangunan dalam mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berdaya saing, BPOLBF tentu tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan unsur pentahelix (akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) sangatlah dibutuhkan. 

"Sehingga diharapkan melalui sinergitas ini, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Kabupaten Bima yang berkelanjutan dan berdaya saing mampu diwujudkan melalui sistem perencanaan, serta monitoring yang baik," lanjutnya. 

Di kesempatan yang sama, Bupati Bima melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bima Drs. H.M. Taufik HAK M.Si memaparkan, bagaimana kebijakan Pemerintah Kabupaten Bima dalam menjalankan amanah memperkuat Destinasi Wisata Prioritas di Kabupaten Bima pada 2021 hingga 2025. 

Terdapat 6 kawasan prioritas  pengembangan pariwisata di kabupaten Bima diantaranya Kawasan SALAWA (Sape, Lambu, Wawo), Kawasan Sangiang Api, Kawasan Lewa Mori, Kawasan Tanjung Langgudu, Kawasan Lingkar Tambora dan Kawasan Donggo dan sekitarnya. Pengembangan Ke 6 kawasan tersebut tertuang di dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Bima," kata Taufik. 

Pengembangan kawasan prioritas tersebut lanjutnya, difokuskan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu dalam memajukan kebudayaan Bima, mengangkat citra Bima, sebagai destinasi kelas dunia serta menjaga kelestarian lingkungan wilayah Kecamatan Sape dan Kecamatan Lambu. 

Sebagai informasi, Bima sendiri adalah 1 dari 11 kabupaten kawasan koordinatif BPOLBF yang meliputi hanya 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Sape dan Lambu. 

Selain itu, ke 2 Kecamatan baik Kecamatan Sape dan Lambu di Kabupaten Bima tersebut merupakan Kawasan/Area Penyangga dan Transisi Cagar Biosfer Komodo yang ada di Pesisir Timur Sumbawa (Nusa Tenggara Barat) selain Kab Manggarai Barat di Pesisir Barat Flores. 

Kawasan Cagar Biosfer Komodo ditetapkan UNESCO pada tahun 1977, yang juga meliputi Taman Nasional Komodo (ditetapkan sebagai Taman Nasional pada tahun 1980 dan menjadi situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1991) sebagai kawasan intinya seluas 173.300 ha. (DM.001)

Kota Bima - DinamikaMbojo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, Kamis (24/06/21) mengumumkan nama-nama sekolah yang meraih Juara lomba Sekolah Sehat (LSS) SD dan SMP tingkat Kota Bima Tahun 2021, di laksanakan di Aula pengawas Dikbud Kota Bima. 

Adapun nama-nama sekolah Juara LSS, tingkat Kota Bima SMPN, Juara I SMPN 4, Juara II SMPN 10 dan Juara III  SMPN 13. 

Untuk tingkat SD, Juara I SDN 29, Juara II SDN 34 dan Juara III SDN 14 Sadia Kota Bima 

Kemudian untuk juara Harapan bersama tingkat SMP, yakni SMP 12 dan SMPN 6 Kota Bima. Juara bersama tingkat SD, yaitu SDN 31 dan SDN 37 Kota Bima.

Sekertaris Dikbud Kota Bima, Taufikurrahman, mengucapkan selamat pada sekolah yang telah menjadi juara pada Lomba LSS dan  berharap atas predikat Juara ini bukan hanya sekedar juara saja, tetapi bisa dijadikan untuk motivasi agar menjadi sekolah yang terus berbenah dari aspek kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan. “Ujarnya.

Bagi sekolah lain yang belum mendapatkan predikat juara untuk tidak berkecil hati, teruslah berjuang untuk menata sekolahnya masing-masing, semoga kedepan bisa lebih bagus lagi dan menjadi yang terbaik dengan memenuhi berbagai kriteria yang dilombakan. Terangnya (DM.002).