TRENDING NOW


Kota Bima - DinamikaMbojo, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE berkesempatan meninjau langsung progres pembangunan perpustakaan yang terletak ditengah Kota Bima tepatnya utara Taman Ria, selasa 30 november tahun 2021. 

Kunjungan tersebut dilaksanakan seusai membuka acara Seminar Politik yang dilaksanakan oleh Pengurus BEM Kampus Stisip Mbojo Bima dimana Wali Kota Bima sekaligus bertindak sebagai narasumber.

Kunjungan Wali Kota ke Perpusatakaan tersebut untuk mengetahui sejauh mana perkembangan dari projek rumah baca tersebut yang direncanakan tahun 2022 sudah dapat beroperasi. 

Dimana dengan adanya perpustakaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan ruang ilmu bagi warga Kota Bima yang sudah menjadi rahasia umum sangat tinggi dan minat dengan nilai-nilai pendidikan dan keilmuan.

"Kita membangun ini dengan harapan ruang- ruang wawasan dan ilmu dapat terpenuhi disini. Kita tidak perlu lagi mencariya jauh-jauh, semua nanti ada disini. Apalagi warga Bima terkenal dengan minatnya dalam mengenyam pendidikan tinggi, kesemuanya itu dikarenakan masyarakatnya sangat butuh dan menjujung tinggi nilai-nilai keilmuan", Jelas Wali Kota Bima. 

Dalam harapannya setelah perpustakaan ini terbangun akan semakin bertambah generasi yang suka membaca sehingga dikemudian masa akan terbentuk generasi penerus kota ini yang cerdas, selain faham akan perkembangan teknologi juga kaya akan ilmu dan wawasan tinggi. Semua akan terpenuhi dengan adanya ruang baca dan tersedianya "gudang ilmu".

"Setelah perpustakaan ini berjalan, silahkan kepada anak-anaku, saudara dan keluarga mari berbondong - bondong untuk menambah wawasan dan ilmu disini, agar kelak semakin banyak generasi yang siap untuk memajukan daerah ini dengan bekal yang mumpuni. 

Tugas kami sebagai orang tua dan pemimpin mengajak dan memfasilitasi. Terbesit harapan semoga semua ini membawa berkah buat semua", pungkas Wali Kota Bima dalam komentarnya. (***)

Kota Bima - DinamikaMbojo, Setelah di lakukan pengecekan alat uji KIR di Kota Bima yang berlokasi di Kelurahan Sambinae oleh Dirjen Kementerian Perhubungan Darat bersama UPTD Denpasar Bali, dan menetapkan Tempat Uji KIR Kota Bima mendapatkan Akreditasi nilai B, dipastikan akan segera dioperasikan. Demikian disampaikan oleh Sekertaris Dishub Kota Bima, Drs. Is Fahmi, Selasa (30/11/21).

Lanjut kata Is Fahmi, pengecekan tempat KIR ini merupakan kelanjutan yang dilakukan oleh UPTD Denpasar Bali, kemudian kita mengajukan Akreditasi dari Dirjen Kementerian Perhubungan Darat, Allhamdullilah Tempat Pengujian Kota Bima mendapatkan Akreditasi nilai B. Jelasnya.

"Insya Allah sebentar lagi Tempat Pengujian KIR ini akan segera beroperasi". Kemudian setelah kendaraan sudah melakukan Uji KIR, nantinya akan mendapatkan kartu seperti kartu SIM. Di pastikan tempat Uji KIR ini akan segera beroperasi. Tuturnya

Saat pengecekan alat Uji KIR, Tim dari Dirjen Kementerian Perhubungan Darat dan UPTD Denpasar Bali didampingi langsung oleh Kepala Dishub Kota Bima, Kepala Terminal Tipe A Dara, dan Ketua Organda Kota Bima, dan Kabid UPTD pengujian Kota Bima beserta staf. 

Sementara Ketua DPC ORGANDA kota Bima, Muchsin Hamed, merasa bangga dengan Dishub Kota Bima yang sudah selenggarakan apa yang menjadi hajatan besar untuk kita bersama, dimana balai Pengujian ini sukses di laksanakan dan sudah Terakreditasi.

Berharap, semoga UPTD Pengujian ini segera di launching untuk kebutuhan pengusaha - pengusaha yang ada di Kota dan Kabupaten Bima, ini yang di tunggu dan diinginkan oleh pengusaha selama ini. 

Semoga fasilitas negara ini dapat mendukung jasa angkutan yang ada di Kota dan Kabupaten Bima. Berharap pula semoga tempat pengujian KIR ini dapat lebih menghasilkan PAD untuk Kota Bima. Terangnya. (DM.002)


Bima - DinamikaMbojo, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menerima Anugerah Bupati Tangguh Vaksin pada Puncak Kegiatan Lomba Kampung Sehat 2 yang diinisiasi oleh Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen.Pol Muhammad Iqbal.  Kampung Sehat Awards tahun ini diserahkan oleh Kapolda NTB  Selasa (30/11)  di Prime Park Hotel and Convention Jalan Udayana Mataram

Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, usai pemerimaan Piala dan Piagam dari KAPOLDA NTB mengungkapkan,   lomba kampung sehat ini ditujukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di seluruh wilayah NTB. 

Keberhasilan Ini kata Bupati,  buah dari kerja keras,  kekompakan dan semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh segenap jajaran tenaga kesehatan yang bahu-membahu dengan para Camat, Kepala Desa, aparat TNI/ Polri, baik Babinsa dan Babinkamtibmas, Danramil dan Kapolsek hingga Kapolres dan Dandim yang didukung oleh seluruh elemen masyarakat. 

Kerja keras tersebut menjadikan kabupaten Bima sebagai salah satu daerah dengan cakupan vaksin berlebih angka 54 % dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir dan pada bulan Desember mendatang ditargetkan akan mencapai angka 70 persen. Ungkap Bupati.

Namun demikian, Bupati dua periode ini meningatkan, keberhasilan meraih penghargaan ini tidak bileh menjadikan instandi terkat dan para petugas di lapangan mengendorkan semangat. 

Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan cakupan vaksinasi di semua kecamatan agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta kita bisa kembali menjalankan kehidupan yang normal. 

Kabid Humas Polda NTB mengatakan,  Lompat Kamoung Sehat 2 Tahun  ini mengangkat tema “Kampung Sehat 2, Nurut Tatanan Baru”,  Patuhi Protokol Kesehatan yang merupakan kerjasama Polda NTB, TNI dan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. (DM.001)


Bima - DinamikaMbojo, Ketua DPC Organda Kota Bima Muchsin Hamed  bersama Sekertaris Ahmadin, melakukan silaturahmi dengan Perusahan Terbatas (PT) Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) di desa Monggo kecamatan Madapangga. Senin (29/11/21).

Pada pertemuan singkat tersebut, membahas terkait pengangkutan, dan meminta pada pihak PT CPI untuk dapat bekerjasama Angkutan dan meminta komitmennya memprioritaskan Fuso dan truk yang ada di Wilayah kota Bima, Kabupaten Bima untuk memuat jagung dan lainnya yang ada di PT CPI.

Muchsin berjanji, apabila komitmen tersebut disepakati, pihaknya akan membantu PT CPI untuk mengatur masalah pengangkutan.

Hal ini kami lakukan, demi membantu para pengusaha lokal atau pemilik Fuso dan Truk dalam hal pengangkutan, sehingga pihak dari berbagai Perusahan yang ada di wilayah Bima dapat memperhatikan Truk dan Fuso di kota Bima dan Kabupaten Bima dapat diprioritaskan untuk pengangkutan jagung maupun lainnya.

Sementara pihak PT. CPI sepakat apa yang menjadi usulan dan harapan pihak DPC Organda. Sehingga kedepan terkait masalah pengangkutan dapat teratur dan berjalan lancar, karena Organda ini menaungi para pengusaha dan paham mengenai angkutan jalan raya. Pungkasnya. (***). 



Bima - DinamikaMbojo, Pos Rayon Militer, Kecamatan Madapangga yang berlokasi di sebelah timur kantor camat Madapangga diresmikan penggunaannya oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Senin (29/11) usai memimpin Apel Siaga Bencana. 
             
Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer,  Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kemal,  Anggota DPRD Azhar SE, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj Rostiati Dahlan S.Pd, Camat Madapangga  M. Saleh M.AP,  Danramil Bolo Kapten Inf. Gontang  dan Kapolsek setempat. 
               
Dihadapan para Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan ASN Se -Kecamatan Madapangga tersebut, Bupati secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian TNI dan Polri yang telah menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif kecamatan tersebut. 
              
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh elemen masyarakat Madapangga yang telah turut serta melakukan Karya bakti membangun kantor Pos Rayon Militer meskipun tanpa dukungan APBD.        
                 
"Pos Ramil yang dibangun atas gotong royong masyarakat telah diresmikan sebagai satu fasilitas operasional yang representatif untuk mendukung pelayanan TNI dan Polri. Berkaitan dengan pelayanan tugas TNI dan Polri pemerintah daerah siap mendukung penyiapan fasilitas yang dibutuhkan bagi kedua institusi tersebut". Tandasnya.
              
Sebelumnya, Komandan Kodim 1608/Bima Letkol Inf.Teuku Mustafa Kemal dalam mengantarnya menyampaikan terima kasih kepada Camat dan Muspika Kecamatan Madapangga yang telah bahu-membahu membangun fasilitas perkantoran untuk kebutuhan Koramil bersama masyarakat.
           
Kekompakan antara TNI/ Polri dan masyarakat dalam bentuk Karya Bakti membangun Pos bagi prajurit  untuk bersama-sama membantu mendukung tugas pokok TNI. Dengan demikian kata Dandim nantinya jika ada persoalan atau masalah yang muncul akan dapat diatasi secara bersama dengan kekompakan dan kebersamaan.
              
Ke depan, diharapkan kan peran Danramil dan Babinsa akan lebih baik. Tetapi jika ada personil  yang membuat pelanggaran dan meresahkan masyarakat silakan laporkan kepada Dandim untuk ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku". Jelasnya. 
                   
Peresmian operasional Pos Ramil ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita pada pintu masuk ruangan dan pemeriksaan fasilitas yang ada dalam bangunan tersebut oleh Bupati dan rombongan. (DM.003)


Kota Bima - DinamikaMbojo, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE memimpin apel siaga bencana yang dilaksanakan di Halaman Kantor Walikota Bima pada Senin 29 November 2021. Apel siaga bencana ini diikuti oleh 23 pleton peserta yang upacara dari berbagai elemen diantaranya TNI/POLRI, SAR, Pol PP, Perhubungan, Damkar, DLH, BPBD, OPD terkait lingkup Pemkot Bima, Tim Medis, Orari, Rapi, FTSB, TSBK, Senkom Polri, PMI, organisasi kepemudaan dan organisasi kemanusiaan lainnya.

Hadir dalam apel siaga tersebut Sekretaris Daerah Kota Bima, Polres Bima Kota, Dandim 1608/Bima dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima. 

Apel diawali dengan laporan dari Kepala BPBD Kota Bima Ir. Hj. Jainab yang melaporkan mengenai pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen dalam memasuki musim penghujan yang puncaknya akan terjadi di dua bulan terakhir ini. Apel kemudian dilanjutkan dengan inspeksi/pemeriksaan pasukan oleh Wali Kota Bima didampingi oleh Kapolres Bima Kota dan Dandim 1608/Bima. 

Wali Kota Bima dalam amanatnya menyampaikan satu harapannya setelah apel siaga ini adalah penguatan di tingkat kelurahan. Diharapkannya kepada Lurah  Babinsa, Bhabinkamtibmas dan TSBK mensosialisasikan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat kita sehingga masyarakat mampu melakukan mitigasi bencana dengan baik.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa pada Minggu lalu Pemkot Bima juga telah melakukan rapat pertemuan diantara 3 (tiga) pilar dimana pada kesempatan tersebut pihak BMKG juga telah mensosialisasikan dan menjelaskan prakiraan cuaca kita selama 3 (tiga) bulan ke depan. 

Selama dua hari ini, intensitas hujan di Kabupaten Bima yakni Wera dan intensitas hujan di Kota Bima telah mengakibatkan  banjir hingga terdampak di 16 (enam belas) kelurahan. 

"Hal ini karena lahan-lahan di pegunungan kita telah kritis, perambahan telah dilakukan hingga lahan tutupan negara. Ini menjadi PR besar kita bersama untuk menggugah kembali kesadaran masyarakat kita untuk tidak merambah hutan. Jika menanam di wilayah kita akan disemprot mati bersama TNI/Polri. Ini tidak lelah kita ingatkan berkali-kali", jelas Wali Kota Bima.

Semakin terasa derasnya banjir karena tidak ada penahan, karenanya banjir ini kemudian membawa lumpur, tanah dan pasir karena tidak ada penahan. 

Diharapkannya semua elemen bergandeng tangan mengedukasi masyarakat untuk menghijaukan kembali Kota ini, menjaga kebersihan lingkungan, melakukan gotong royong di lingkungan masing-masing, bersihkan saluran air dan tidak membuat sampah sembarangan.

"Mari kita edukasi masyarakat untuk tidak menebang pohon dan menanam tanaman keras seperti kemiri dan pohon keras lainnya dan menghijaukan kembali Kota Bima, serta melakukan gotong royong di lingkungan masing-masing. Ini demi kita sendiri, dari kita untuk kita bersama", tegas Wali Kota. 

Dimintanya pula kepada BPBD Kota Bima untuk membuatkan pusat komando informasi tetap terus di-update agar masyarakat bisa mengetahui kondisi cuaca di Kota Bima dan sekitarnya", ujar Wali Kota Bima. 

Diperintahkannya pula para Lurah untuk mengajak masyarakat bergotong royong bersihkan saluran air dan Dinas PUPR identifikasi kampung-kampung yang berada di wilayah yang agak rendah sehingga bisa mengidentifikasi untuk pembangunan talud peninggi di wilayah-wilayah tersebut.

"Semoga apel ini mempercepat koordinasi dan komunikasi sehingga penanganan bencana dapat terlaksana cepat dan tepat", tutup Wali Kota saat menyampaikan amanatnya. (DM.001).


Bima - DinamikaMbojo, Apel Siaga dan Simulasi Lapangan Penanganan Banjir Integrasi Covid-19, Mengusung Tema Bersama Menuju Bima Tangguh" tingkat Kabupaten Bima berlangsung Senin (29/11) bertindak selaku Inspektur Upacara Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE di Halaman Kantor Bupati Bima. 
              
Bupati yang mengenakan seragam Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD didampingi Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer,  Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kemal, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD kabupaten Bima M.Chandra Kusuma AP, Kasdim 1608/Bima Mayor Inf. Yudha Bhakti dan Kabag Operasi Polres Bima Kota dan Polres Kabupaten Bima, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj Rostiati Dahlan S.Pd mengawali Apel dengan melakukan inspeksi pasukan dan alat-alat transportasi yang akan digunakan dalam kesiapsiagaan penanggulangan bencana.
              
Kepada masing-masing unit pasukan,  Bupati memastikan kesiapan personil menghadapi dan menangani bencana sesuai tugas yang ada.
              
Bupati IDP dalam sambutannya mengungkapkan, setelah melaksanakan simulasi dalam ruangan, hari ini dilaksanakan simulasi lapangan yang diawali dengan pengecekan kesiapsiagaan pasukan. 
              
"Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan di Kabupaten Bima mengalami peningkatan karena itu yang paling penting adalah kebersamaan kolaborasi sebagai kekuatan besar dan tangguh dalam menghadapi bencana".  Jelas Bupati. 
             
Langkah ini penting untuk membangun  kesadaran dan kewaspadaan  bagi semua pihak. Hal ini menjadi prasyarat dalam menghadapi bencana dengan membangun partisipasi semua pihak melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana.
              
Oleh karena itu satuan pelaksana 9penanggulangan bencana harus memiliki rencana tindak lanjut yang terkoordinir dengan baik dan melibatkan semua pihak dalam pelaksanaan tugas-tugas di lapangan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan". Ungkap Bupati. (DM.001)