Bima - DinamikaMbojo, Menjelang proses dan tahapan pelaksanaan pesta demokrasi kontestasi pilkades serentak di Kabupaten Bima yang akan diselenggarakan pada tahun 2022 ini diikuti sejumlah 57 desa yang ada di 18 kecamatan sudah di mulai. 

Tidak ketinggalan tiga Desa di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yakni Desa Ndano, Desa Monggo, dan Desa Tonda ikut juga dalam kontestasi pilkades serentak tersebut, Tentunya dalam kontestasi juga tidak jauh dari langkah strategi elit politik pilkades dan para simpatisan bagi para calon, Salah satunya desa Ndano Kecamatan Madapangga kabupaten bima ikut dalam Pilkades serentak di tahun 2022.

M. Saleh adalah sosok laki laki memiliki SDM yang handal dan juga dikenal dengan sosok yang ramah dan santun ditengah tengah kehidupan dengan warga masyarakat desa ndano, juga bisa tua bisa muda, dirinya yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS ) yang berposisi menjabat sebagai Staf Kantor Camat madapangga kabupaten Bima yang pernah menjabat Pj. Kades Dena di tahun 2019 silam, dirinya akan maju mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Ndano untuk periode 2022-2028.

M. Saleh menyampaikan tujuan dan niat dirinya maju untuk mencalonkan diri jadi Kades Ndano guna membawa dan membangun kearifan lokal desa kearah tingkat yang lebih baik lagi dalam segi pandangan cara memimpin yang berbeda untuk membangun desa "kearah tingkat yang lebih baik lagi" mengingat banyak tokoh tokoh masyarakat yang merespon dan mendorong dirinya untuk maju sebagai Colon, Namun dalam tujuan bukan berarti melemahkan terhadap calon kades dan Kades yang sudah demisioner,"Jelasnya

Adapun beberapa bagian visi dan misi M. Saleh Calon Kades Ndano tersebut banyak mendapat respon positif ditengah - tengah masyarakat desa ndano dengan melalui program kegiatan antara lain.

Mengingat jauhnya jarak Desa Ndano ke Puskesmas akan mengadakan Mobil Ambulance untuk membantu transportasi bagi warga yang berobat.

Kondisi pemukiman sepanjang jalan negara yang mungkin belum ada pembatasnya akan diprogramkan untuk pagar permanen disepanjang jalan negara yang ada di desa ndano.

Program kegiatan mandiri akan mempersiapkan papan nama kematian dan kain kafan kematian secara gratis untuk orang meninggal dunia, dan meningkatkan kesetaraan kepada para kaum gender.

Memprioritaskan kepada para lansia untuk melakukan kesejahteraan melalui bantuan dari program pemerintah desa. Mengembangkan kreatifitas untuk para pemuda dan Memajukan para petani.

M. Saleh yang berlatar belakang status PNS dan yang dikenal memiliki SDM handal ini, Selain membacakan visi dan misi ia pun mengungkapkan pandangan sosial politiknya bahwa dirinya maju sebagai calon kades bukan semata-mata dengan tujuan ingin mengabdikan dirinya ketika dipilih menjadi kades dengan niat dan tujuan, bukan berangkat dari nilai keserakahan, Namun semua ini adalah bentuk untuk membangun desa guna melahirkan dan terciptanya program - program kegiatan. Ungkapnya.

Masih kata M. Saleh, menurut pandangan sesungguhnya rakyat wajib mengenal calon pemimpinnya lebih utama urusan visi misinya untuk mengembangkan suatu kemajuan menuju desa yang lebih maju.

Namun ini bukan berarti melemahkan bagi lawan politik dan melemahkan terhadap kepala desa yang sudah demisioner karena ini adalah konsep perbedaan untuk cara memimpin yang perlu diwariskan guna kemajuan desa kita kearah yang lebih baik, “Maka dengan ini saya memohon dukungan seluruh lapisan masyarakat untuk memilih". Pungkasnya. (***)
Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: