Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menerima dengan hangat silaturahmi dari Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB di Kediamannya, Selasa, 25 Januari 2022.

Kunjungan tersebut sekaligus sosialisasi terkait QR Code Indonesian Standard (QRIS), sebagai teknologi digital yang akan hadir di tengah masyarakat Kota Bima.

Teknologi QR Code sendiri merupakan sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI).

Dengan adanya QRIS, maka sekarang seluruh transaksi pembayaran yang menggunakan QR Code hanya memerlukan satu QR Code. Sebab, kode QR tersebut telah terintegrasi dengan seluruh aplikasi yang menyediakan atau menerima pembayaran dengan QR code.

Heru mengatakan sebagai Bank Sentral yang memiliki sistem otoritas dalam pembayaran, tentu memiliki portal yang bisa menerima aplikasi pembayaran apapun menggunakan QR tersebut ke semua jenis aplikasi pembayaran.

"Nanti di ponsel kita tidak perlu memiliki banyak aplikasi, cukup dengan QRIS ini kita bisa bertransaksi ke aplikasi manapun," jelasnya.

Hal tersebut tentu disambut dengan baik oleh Wali Kota Bima. Ia menyampaikan bahwa untuk di Kota Bima sendiri, transaksi elektronik tersebut baru dilakukan di Lawata. "Hotel dan rumah makan akan segara menyusul, begitu juga dengan parkir yang saat ini masih tunai atau non-elektronik," ungkapnya.

Di akhir, H. M. Lutfi juga sangat bersyukur dan mendukung hal ini karena memiliki mutual benefit antara masyarakat dan pemerintah.

"Jadi untuk masyarakat lebih besar, bermanfaat dan berkah, pemerintah daerah juga mendapatkan hal yang sama," tutupnya. (***)
Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: