Kota Bima - SMPN 8 Kota Bima menggelar rapat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Dana Bos 2021, Sabtu (21/11/2020) yang dilaksanakan di sekolah setempat.

Pantauan media ini, masa pandemi Virus Covid 19 kegiatan terlaksana dengan baik serta menjalankan protokol kesehatan pencegahan Virus covid 19. Hadir pada rapat penyusunan RKAS, pengawas Pembina, Kepala Sekolah, Wakasek, ketua Komite serta jajaran guru beserta staf.

Kepala SMPN 8 Kota Bima, Ridwan, S.Ag menyampaikan laporan bahwa sejumlah kegiatan pengelolaan dana bos sudah dilaksanakan sesuai kebutuhan sekolah.

Selain itu berbagai kegiatan dan lomba yang diikuti sekolah ini dinilai berhasil dan mampu meraih juara dan penghargaan walaupun ada beberapa prestasi yang belum mampu diraih, ini semua berkat kerjasama para pembina, guru dan pembimbing disekolah ini. Tuturnya

Selain itu disampaikan pula bahwa untuk Dana PIP SMPN 8 sebanyak 66 orang dan sedianya nanti meminta pihak Komite untuk membagikannya. Kemudian pada minggu ke 2 nantinya akan kami rapat dan mengundang orang tua murid guna membahas terkait bantuan PIP tersebut.

Kepsek berharap pada seluruh jajaran guru, Bendahara dan staf yang keterkaitan dengan penyusunan ini, untuk dapat memberikan saran dan masukannya selama ke kegiatan dan meminta untuk mencermati serta mendengarkan materi yang disampaikan. Harapnya.

Sementara selaku Pengawas Pembina, H. Idham, S.Pd, menyampaikan bahwa, Dana Bos yang dikeluarkan oleh kepala sekolah tersebut harus ada laporan, baik itu yang berkaitan dengan kegiatan selama Covid 19 maupun yang lainya menggunakan anggaran tersebut.

"Melalui Bimtek ini sekolah lebih bisa tepat sasaran, efesiensi serta efektif memanfaatkan Dana BOS yang dikelola. Tentunya yang terakhir adalah pertanggung jawaban dan penyusunan laporan sangatlah perlu diperhatikan, karena ini akan sangat menentukan tingkat akuntabilitas kinerja sekolah," tegasnya

Adanya Dana Bos kata Pembina,  tiada lain untuk kemajuan sekolah sesuai dengan kebutuhan, baik untuk kegiatan sekolah maupun untuk honorer serta kebutuhan sekolah dan guru selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Jelasnya.

Berharap efektivitas pembelajaran dimasa pandemi COVID-19 dapat meningkat, dengan memprioritaskan sumber daya dana yang tersedia untuk pembelajaran berbasis TI dan  Daring.  

Ketua komite Sudirman, SH menyampaikan bahw Ada 12 kompenen dana bos yang harus dijalankan oleh pihak sekolah, diantaranya, Penerima pendaftaran peserta didik, pengembangan perpustakan, kegiatan belajar ekstrakurikuler dan guru honorer serta komponen lainnya dalam hal penggunaan dana bos.

Juga meminta kepada kepala sekolah untuk benar-benar transparan terkait pengelolaan anggaran Bos. Selain itu juga meminta pada sekolah untuk selalu  memperhatikan nasib pegawai honorer. Tutupnya (DM.Red).

Axact

Dinamika Mbojo

Portal Berita Daerah Bima dan NTB yang mengulas Geliat Pembangunan Pemuka dan Tokoh Masyarakat

Post A Comment:

0 comments: